Sinusitis, can we handle it without chemical medicine?

Sinusitis, aq yakin banyak dari kita yang sudah sangat familiar dengan penyakit yang satu ini. Namun untuk lebih jelasnya, ada baiknya jika informasi tentang ini (sinusitis maksudnya), hasil dari browsing tulisan para senior yang jelas lebih paham secara mendalam tentangnya, aq upload disini. Semoga bermanfaat. Especially for my dear friend, MEICY, here is the articles you look for. Hopefully it will inform you more about it, ok?

Sinusitis adalah suatu gangguan dimana terjadinya pembengkakan atau infeksi di daerah sinus, yaitu rongga udara yang terletak di antara tulang hidung, pipi dan tulang alis mata. Rongga tersebut berfungsi menghasilkan mukus, yaitu lendir yang kita kenal dengan kata "ingus". Saat pilek karena sakit ataupun alergi, kita biasanya refleks mengeluarkan ingus untuk mengosongkan rongga tersebut. Sinusitis terjadi jika ada benda atau apapun yang menghalangi keluarnya ingus dari dalam rongga sinus. Bisa akibat perubahan tekanan ataupun temperatur (untuk penderita alergi dingin), karena pemakaian obat semprot hidung terlalu keras atau akibat asap rokok, debu (untuk alergi debu) atau bisa juga karena bakteri maupun virus. Nah jika lendir atau ingus tadi terhalangi jalannya, maka lendir tersebut lama kelamaan bisa bertumpuk dan jadi tempat yang nyaman bagi bakteri untuk hidup, akibatnya di rongga sinus bisa terjadi infeksi bakteri. Infeksi atau peradangan sinus umumnya terjadi sebagai kelanjutan infeksi hidung.

Sinus terdiri dari beberapa jenis yaitu:
- Sinus frontalis yang terletak di dahi
- Sinus maksilaris terletak di dalam tulang pipi
- Sinus etmoid terletak di belakang batang hidung di sudut mata
- Sinus sfenoid terletak di belakang sinus etmoid

Sinusitis dapat terjadi secara akut, subakut, kronis, alergis atau hiperplastiks. Gejala sinusitis bervariasi tergantung pada tipe infeksinya. Gejala umumnya berupa hidung tersumbat dan adanya cairan ingus dari belakang hidung yang menetes ke hulu kerongkongan. Pada sinus alergi gejala utamanya adalah bersin-bersin, pengeluaran cairan terhambat, hidung terasa panas dan gatal. Infeksi sinus alergi berhubungan dengan alergi rhinitis (radang selaput lendir hidung).

Pada infeksi sinus akut gejala utamanya selain hidung tersumbat juga diikuti ingusan sesudah 24 - 48 jam dan akhirnya mengeluarkan cairan nasal disertai nanah. Gejala lainnya yaitu badan terasa sakit, sakit tenggorokan dan pusing. Pada infeksi sinus sub akut gejalanya yaitu hidung tersumbat, tidak enak pada wajah, lelah, dan pengeluaran cairan nasal yang disertai nanah yang akan berakhir lebih dari 3 minggu setelah infeksi akut berakhir. Infeksi sinus kronis gejalanya serupa dengan infeksi sinus akut, kecuali pada infeksi kronis dapat menyebabkan keluarnya cairan dari hidung secara terus menerus dan disertai nanah. Pada infeksi sinus hiperplastik menyebabkan hidung tersumbat secara kronis dan sakit kepala.

Nyeri pada sinusitis juga tergantung pada letak sinus yang sakit. Nyeri di dahi merupakan gejala khas sinusitis frontalis. Nyeri pada rahang atas dan gigi merupakan gejala infeksi sinus maksilaris. Infeksi sinus etmoid menimbulkan rasa nyeri di antara kedua mata, rasa nyeri kalau pinggiran hidung disentuh, hidung tersumbat dan tidak dapat mencium. Gejala sinusitis lainnya adalah nafas berbau tidak sedap

Sinusitis biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, dan alergi berkepanjangan. Alergen yang terhirup seperti debu, spora jamur, bulu binatang, serbuk sari bunga, dan lain-lain menimbulkan reaksi alergi dan pembengkakan yang dapat berpengaruh atas timbulnya serangan sinusitis.

Meskipun sinusitis tidak dapat dicegah tetapi agar sinusitis tidak menjadi kronis, maka infeksi virus dan bakteri harus dihindari dengan meningkatkan daya tahan tubuh misalnya istirahat dan gizi yang cukup serta olahraga yang teratur. Hindari juga alergen seperti debu, asap rokok dan polusi lain serta obat-obatan dan jenis makanan tertentu yang dapat menimbulkan alergi. Jenis alergennya harus diketahui agar reaksi selanjutnya dapat dihindari atau dikurangi. Menyelam dan berenang juga harus dihindari karena air dapat masuk ke dalam sinus sehingga menimbulkan sumbatan atau infeksi.

Pengobatan sinusitis bertujuan untuk menghilangkan penyumbatan, mengeringkan cairan sinus hidung, serta menghilangkan infeksi dan rasa nyeri. Tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi sinusitis mempunyai efek antara lain sebagai antiradang atau anti-infeksi, menghilangkan nyeri, mengurangi sumbatan lendir dan melancarkan pernafasan. Berikut beberapa tumbuhan obat yang dapat digunakan :

1.SAMBILOTO (Andrographis paniculata )
Efek : antiradang, anti-infeksi, meredakan nyeri (analgetik)
Cara pemakaian : 9-15 gram sambiloto kering direbus, diminum airnya. Untuk pemakaian luar dihaluskan lalu airnya diteteskan pada hidung.

2.LIDAH BUAYA ( Aloe vera )
Efek: antiradang, menghilangkan nyeri.
Cara pemakaian : daun dikupas kulitnya, direbus, diminum. Untuk pemakaian luar diteteskan pada hidung.

3.JAHE ( Zingiber officinale )
Efek : pedas, hangat, melapangkan saluran nafas (mengurangi penyumbatan lendir), antiradang.

4.SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens Back.)
Efek : antiradang, melancarkan sirkulasi

5.BAWANG PUTIH ( Allium sativum)
Efek : antibiotik, menstimulasi sistem imun, melancarkan sirkulasi.

6.KUNYIT (Curcuma longa L.)
Efek : menghilangkan sumbatan, antibakteri dan antiradang.

7.SEREH ( Andropogon citratus)
Efek: melancarkan sirkulasi meridian dan darah, antiradang, menghilangkan rasa sakit.

8.KRISAN (Chrysanthemum morifolium Ram.)
Efek : penurun panas, antibiotik, antiradang, menurunkan tekanan darah dan membersihkan darah

Berikut beberapa resep herbal yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi sinusitis :

Pemakaian Luar :
Resep 1.
Daun sambiloto segar dicuci bersih dan dihaluskan dan disaring airnya lalu diteteskan pada lubang hidung sebanyak 3 tetes. Lakukan 2-3 kali sehari secara teratur.

Resep 2.
Daun lidah buaya secukupnya di kupas kulitnya kemudian di jus. Teteskan jus lidah buaya ke dalam lubang hidung sebanyak 2 tetes. Lakukan 2-3 kali sehari secara teratur.

Pemakaian dalam:
Resep 1.
10-15 gram sambiloto kering + 20 gram kunyit + 20 gram jahe + 90 gram daun lidah buaya (dikupas kulitnya) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Resep 2.
15 gram pegagan kering + 15 gram ceplukan kering + 7-10 lembar daun sambung nyawa + 10 gram bunga krisan kering, direbus dengan 600 cc hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Catatan :
pilih salah satu resep dan lakukan 2 kali sehari secara teratur. Ampasnya dapat diulang untuk 1 kali perebusan lagi.
Gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca untuk perebusan, jangan menggunakan panci dari bahan logam.
Untuk keluhan serius tetap konsultasi ke dokter.


sumber: CBN dan http://suryadhie.blogspot.com/2007/08/mengatasi-sinusitis.html




Komentar

  1. Alhamdulillah info-a bagus banget kak..insyaallah meicy coba resep2 tradisional-a, mudah2n manjur, ga sanggup juga sih konsumsi obat2n kimia terus, hilang sebentar trus kambuh lagi, trus badan jadi gemuk..udah menahun ni sinus nongkrong walaupun blm parah dan blm sampe mengeluarkan nanah dan berbau sih, cuma sangat2 menggangu aktifitas sehari2..thanks banget ya kak 4 info-a..luv u sista..mmuuaaahhh..:-D

    BalasHapus
  2. keren dan sangat berguna infonya mba, istri saya sering banget kambuh sinus nya, akan dicoba nih resepnya, thanks infonya, keep writing yaaa

    aga

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidur dengan lampu yang menyala terang? BAHAYA BANGET!!

Khasiat dan Bahayanya Bunga Terompet Bidadari

Tips Untuk Mengatasi Luka Terbakar atau kena air panas